Pemilu Ketua OSIS
Tanggal 25 Oktober 2011 telah diadakan kampanye serta orasi para calon ketua OSIS mendatang. Calon-calonnya adalah Inggrid(XI IPS 2), Bayu Sena (XI IPA 2), Andrian Wibowo (XI IPS 3). Para calon saling mengajukan visi misi masing-masing. Tidak lupa mereka juga mengungkapkan program-program yang akan mereka laksanakan bila terpilih nantinya.
Pada sesi kedua orasi, para calon ditantang untuk menjawab pertanyaan para pemilih. Walaupun awalnya mereka menjawab dengan agak grogi, namun selanjutnya pertanyaan bisa dijawab para calon dengan lugas dan mantap. Sesi terakhir adalah berdebat. Para calon saling mendebat satu sama lain, dan pemilihpun mendapat kesempatan berdebat kepada mereka. Pemilih dapat melihat secara langsung, bagaimana kualitas mental, kesiapan, karakter calon-calon ketua OSIS tersebut.
Tak seperti pemilu yang lalu, kali ini para calon memiliki tim sukses. Tim sukses tersebut bertugas untuk menggalang dukungan. Ada yang melalui poster, Pamflet, brosur, hingga orasi terbuka. Kampanye terasa sangat ketat, namun kekeluargaan dan kebersamaan tetap dijunjung tinggi. Semua calon berpolitik secara bersih, tidak ada rasa menjatuhkan, bahkan sikap licikpun tidak ditemui. Inilah bentuk pelatihan demokrasi yang baik dan bertanggung jawab.
Pemilu tahun ini ditinjau langsung oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) kota Semarang. Sistem Pemilu di SMA Kristen YSKI akan ditinjau dan mendapat penilaian. Suatu hal yang baru bagi panitia, ketika harus mempersiapkan pemilu dengan regulasi baku sesuai standart KPU.
Tanggal 27 Oktober 2011 pemilihan dilaksanakan. Diawali dengan pengucapan janji KPPS pada pukul 09.30. Pemilu berlangsung secara tertib layaknya pemilu pada umumnya. Semua elemen diantaranya pimpinan, guru, karyawan, hingga siswa turut serta dalam proses pemilihan tersebut. Peralatan pemilu adalah standart KPU. Panitia mendapatkan kesempatan untuk mencicipi alat-alat pemilu asli KPU.
Pukul12.00, pemungutan suara diakhiri. Kemudian dibuka kembali pada pukul 12.30 untuk penghitungan suara. Penghitungan suara berlangsung dengan suasana hikmat dan serius. Dengan dihadiri perwakilan masing-masing kelas, penghitungan suara menjadi seperti pada umumnya pemilu resmi.
Awalnya ketiga calon bersaing secara ketat. Namun pada akhirnya terpilih ketua OSIS baru yaitu Bayu Sena yang suaranya melebihi 50% suara pemilih tetap. Dengan selesainya penghitungan suara, maka ketua OSIS terpilih hanya menanti penetapan menjadi Ketua OSIS secara resmi. Penetapan ketua OSIS terpilih, dilaksanakan pada Senin 31 Oktober 2011 dengann dipimpin langsung oleh Ketua PPU dan bersifat terbuka.






